Agen Bandarq

Ini kisah nyata,dulu pernah ada sebuah desa yang ditinggali orang pulau kebanyakan warga tionghoa ada seorang nelayan yang memiliki ekonomi yang sulit, namun ia tetap berlayar menangkap penghasilan serta kebutuhan hidup untuk keluarganya menggunakan kapal kecil bisa di bilang perahu kecil / sampan. Domino99

Desa tersebut memiliki sering melakukan sebuah pelelangan yang sering diadakan pada tanggal 15 cina atau kita kenal dengan istilah cap go meh. lelangnya tersebut masih kecil kecilan dan hanya untuk warga sekitar.

Namun pelayan ini tidak pernah mengikuti pelelangan dan setiap pelelangan dia hanya bekerja mencari ikan dan nafkah keluarganya ia mesti melabuhkan sampan kecilnya kelautan untuk bertahan hidup

Sekitar 2 tahun lamanya ia melabuhkan sampan kecilnya, pada hari cap go meh dan kebetulan hari tersebut merupakan hari besar warga tionghoa. Nelayan tersebut mengikuti acara pelelangan dengan menggunakan baju nelayan seperti biasanya, warga desa tidak menghiraukan kedatangannya karena menyangka nelayan tersebut hanya ingin melihat dan tidak akan mengikuti pelelangan yang akan diselenggarakan.

Pada saat pelelangan bendera dewa yang dipercaya oleh warga Tionghoa ini ada yang memasang harga tertinggi 25 juta, namun tidak berapa lama ada yang berteriak 30 juta. Suara tersebut membuat warga terdiam karena suara itu berasal dari nelayan tersebut. Mendengar harga tersebut tidak ada yang mau menaikkan harganya kembali karena warga disana mengira nelayan tersebut tidak akan sanggup membayar Bendera tersebut.

Keesokan harinya nelayan tersebut mengeluarkan semua dana yang sudah ditabungnya untuk membeli bendera tersebut, setelah ia melakukan pembayaran lalu ia menancapkan bendera tersebut di sampan kecilnya itu.

Setelah 6 bulan ia berlayar dilautan, nelayan tersebut membawa pulang sampan dengan perahu besar dan 2 perahu sedang miliknya. Warga desa sempat terkejut akan kedatangan nelayan tersebut, dikarenakan tidak pernah ia melihat nelayan berubah secara drastis dikarenakan bendera tersebut.

Setelah ditanyakan warga, mengapa ia bisa berubah drastis. Ia menjawab disaat pembelian bendera tersebut saat ia membayar bendera tersebut. Bos besar pemilik perdagangan laut merasa kagum dan mulai percaya dengan kegigihan sang nelayan.

Bos tersebut memberikan relasinya membuat sang nelayan mudah mendapatkan relasi berbisnis untuk melakukan transaksi dilautan. Sehingga ia bisa dikatakan menjadi tangan kanan bos tersebut dalam bidang penjualan ikan ikan disuatu tempat bos tersebut.

Nah teman, disini kita dapat merenung sejenak, biarlah kita susah dahulu apabila rejeki tiba itu tidak akan kemana-mana asalkan kita sendiri memiliki kemauan keras untuk berjuang. Dan jangan lah memandang sebelah mata seseorang dari kekurangan seseorang. Karena setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing.

Advertisements