Domino99 – Untuk teman teman yang sudah hadir kesini pastinya sudah mengetahui donk namanya janda. Bagi yang belum tahu janda berarti wanita yang sudah tidak memiliki suami lagi baik itu karena cerai maupun ditinggal mati oleh suaminya. Sebenarnya pria ataupun wanita yang sudah menikah kemudian berpisah, baik disebabkan karena perceraian ataupun kematian harusnya berstatus sama. Bedanya adalah penamaannya saja, jika wanita adalah Janda sedangkan Pria adalah Duda.

Tapi yang disayangkannya adalah budaya yang sudah turun menurun. Biasanya dari kebudayaan Timur termasuk negara kita yaitu negara Indonesia. Karena dimata kebudayaan Timur, kalimat janda itu memberikan sebuah kesan negatif dibandingkan duda. Biasanya kaum janda seringkali ditempatkan sebagai wanita pada posisi yang rendah, lemah dan tidak berdaya yang membutuhkan belas kasihan sehingga dalam kondisi sosial dan budaya tidak mendapatkan keadilan yang layak.

Dimana-mana pun sebagian besar pria ingin menikah dengan wanita lajang atau bisa kita katakan gadis, bahkan pria yang berstatus dudapun masih mengincar wanita lajang. Lantas apakah harus lajang? tentu tidak!

Wanita yang menyandang status jandapun masih layak untuk dinikahi. Baik dinikahi oleh duda dan pria yang single alias belum menikah. Nah disini pastinya teman teman akan bertanya Bagaimana dengan janda yang sudah memiliki anak? apakah layak untuk dinikahi?

Kebanyakan orang diindonesia menyebutnya sebagai janda mahmud yang kesingkatannya adalah mamah muda. Disini juga ada beberapa alasan mengapa mahmud lebih menarik ketimbang dengan gadis. Akan kami jelaskan perbedaan mahmud dengan gadis. Berikut kita simak.

1. Banyak Tahu Tentang Hubungan
Disini kita tidak membicarakan suatu kemunafikan dimana saat pria dan wanita saling berhubungan, namun biasanya seorang janda tahu lebih banyak tentang seorang pria, tentang hubungan pria dan wanita dikarenakan dia memiliki pengalaman yang cukup.

Tidak hanya itu, wanita seperti ini bisa memahami dunia batin seorang pria, sehingga dia paham betul apa yang harus dilakukan dan tidak perlu dilakukan. Hal ini tentu saja akan membantu sang pria memiliki perasaan tenang dalam menjalani hubungan asmara.

Sedangkan gadis atau wanita lajang biasanya masih malu-malu untuk membuka diri saat pertama kali melakukan hubungan. Karena sifat malunya ini terkadang diurusan ranjang sang pria lah yang harus lebih aktif agar wanita tersebut merasa puas. Namun karena sifat aktif ini belum tentu dapat memuaskan sang pria.

2. Tidak Banyak Menuntut
Seorang mahmud atau janda yang memiliki anak biasanya cenderung untuk tidak banyak permintaan tentang hubungan yang sedang berjalan. Yang berarti dia tidak butuh seorang yang romantis, penuh dengan kata manja, drama dan lain sebagainya. Dikarenakan dia sudah merasakan hubungan tersebut bersama dengan pasangan pertamanya. Agen Domino99

Terlebih lagi bagi seorang janda, pilihan untuk menikah lagi sebenarnya adalah sebuah pilihan yang sulit. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Maka sekali lagi, berbahagialah karena mereka akan lebih toleran dengan hubungan kalian karena minimnya tuntutan.

Beda dibandinglan dengan wanita yang masih gadis, yang selalu berinovasi dan berimajinasi diluar pemikiran mereka. Dan kebenyakan wanita gadis yang baru baru saja menikah memiliki banyak permintaan.

3. Dia Akan “Memanusiakan” Anda.
Pengalaman masa lalunya mungkin telah banyak mendidik tentang apaa yang harus diberikan pada suammi dan bagaimana dia membuat seorang pria benar-benar memainkannya perannya di rumah tangga. Hal ini akan berimbbas pada kebebasan dan ruang yang cukup untuk anda menjadi seorang suami yang semestinya. Terlebih lagi dia akan mengajarkan banyak pelajaran hidup dalam membina rumah tangga.

Selain itu, peran seorang istri bagi dia akan lebih sempurna lagi, sebab tentunya dia tidak ingin gagal untuk kedua kalinya dalam menjadi seorang istri. Bukannya itu menarik untuk kedua belah pihak?

4. Memiliki Pengalaman Mengasuh Anak
Membesarkan anak jelas bukan sebuah lelucon. Butuh pengalaman, kesabaran, dan ketelatenan. Bagi seorang ibu tunggal, untuk membesarkan dan mengasuh seorang anak bukan lah perkara mudah. Namun pengalaman akan mendewasakan dia dan akan membuatnya lebih enjoy lagi saat melahirkan anak kedua bersama dengan anda.

5. Janda Mengerti Arti Kebahagiaan Dalam Rumah Tangga
Ketika seorang wanita memutuskan untuk bercerai dari pernikahan pertamanya, tentu tidak mudah baginya. Biasanya hal itu dipicu oleh minimnya perdamaian dan kebahagiaan dalam rumah tangga, Tentu dia akan sangat menghargai itu ketika menikah untuk kedua kali bersama dengan anda. Dia akan sangat mengutamakan keharmonisan rumah tangga, peran seorang istri yang baik serta tidak akan banyak pertengkaran didalam rumah.

6. Tidak Mudah Cemburu
Dia tahu, dan sadar akan dirinya adalah seorang janda yang sudah memiliki anak. Namun anda malah memilih dia untuk dijadikan pendamping hidup. Dia akan menilai anda sebagai sosok pria yang tidak semata-mata meliaht wanita dari fisik.

Pasalnya sangat jelas bahwa dirinya sudah berbeda dengan wanita lajang yang mungkin secara fisik sudah kalah. Namun anda membuktikan bahwa dirinya berarti buat anda. Nah, hal itu akan membuatnya makin percaya diri bahwa anda tidak akan melihat “daun muda”.

Advertisements